Memahami Pengertian Akuntansi Perpajakan dan Fungsinya

Manfaat dan Fungsi Kantor Konsultan Pajak untuk Masyarakat
November 27, 2017
Peluang Karir Sebagai Tax Consultant di Indonesia
November 29, 2017

Menurut awam, akuntansi sering diidentikkan dengan proses pencatatan transaksi bisnis saja. Padahal, akuntansi merupakan  sebuah bidang yang luas cakupannya dan tidak sekadar meliputi proses pencatatan, tetapi juga analisis dan interpretasi aktivitas ekonomi suatu entitas. Dari proses itu, laporan keuangan pun disusun. Secara umum, laporan tersebut menyajikan informasi data yang bersifat kuantitatif mengenai kondisi suatu entitas, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, termasuk prediksi ekonomi ke depan untuk dasar pembuatan keputusan manajemen.

Sementara itu, bagaimana dengan akuntansi perpajakan itu sendiri? Bidang ini sendiri merupakan akuntansi yang diterapkan untuk menghitung dan menganalisis transaksi atau peristiwa ekonomi perusahaan, yang nantinya digunakan untuk menyusun strategi perpajakan yang sejalan dengan prinsip dan peraturan perpajakan. Akuntansi perpajakan juga menghasilkan sebuah laporan sebagai produk akhirnya, namun laporan ini disusun sesuai dengan peraturan perpajakan dan tidak mengikuti standar akuntansi keuangan konvensional. Karena itulah ada banyak pakar yang menyebutkan bahwa akuntansi perpajakan ini sebenarnya lebih merupakan implementasi perpajakan dibandingkan cabang ilmu akuntansi itu sendiri.

Lalu, mengapa akuntansi perpajakan dibutuhkan? Hal ini dikarenakan ketentuan pengisian SPT Tahunan PPh oleh Wajib Pajak (perusahaan) yang wajib dilengkapi dengan laporan keuangan. Di sinilah laporan keuangan perpajakan, yang juga sering disebut dengan laporan keuangan fiskal, digunakan untuk menentukan berapa besar jumlah pajak yang terutang.

Akuntansi Perpajakan

Bagi perusahaan, akuntansi pajak dapat membantu entittas dalam menyusun perencanaan dan strategi terkait dengan pemenuhan kewajiban pajak. Dengan demikian, entitas dapat memperkirakan berapa pajak terutang yang sesuai dengan kemampuan ekonominya, serta menjadi landasan pembuatan keputusan terkait dengan alokasi sumber daya untuk pemenuhan pajak. Analisis yang disediakan oleh akuntansi perpajakan juga menjadi alat untuk memprediksi potensi pajak entitas di masa depan. Sementara itu, bagi negara, akuntansi pajak berfungsi untuk melindungi hak penerimaan negara. Dengan demikian, negara memiliki sarana untuk mengetahui kemampuan ekonomi entitas melalui besaran pajak yang dibayarkan. Pengakuan serta pengukuran objek pajak juga lebih terjamin dengan akuntansi perpajakan karena kepastian menjadi faktor yang diutamakan, bukannya estimasi. Dengan demikian, jumlah pajak yang dibayarkan adalah pasti dan tidak mengandung unsur keragu-raguan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Dengan PIC Consulting..
Silakan Klik Untuk Chat Via Whatsapp..
Powered by